faktor keberhasilan usaha

7 Faktor Keberhasilan Usaha untuk Bisnismu yang Berkelanjutan

Nadiyah Rahmalia Fatin

16 Jan 2023

5 Min Read

Adakah faktor keberhasilan usaha yang mutlak membuahkan keberhasilan sesuai yang kita inginkan?

Tentu saja tidak, ya. Akan tetapi, Muslim.or.id menyampaikan bahwa dalam surah Al-Jumu’ah ayat 10, disebutkan Muslim sebaiknya mencari karunia Allah dengan usaha halal. Inilah bunyi ayat dan artinya:

{فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ}

Artinya: “Apabila telah ditunaikan salat, bertebaranlah kamu di muka bumi (untuk mencari rezeki dan usaha halal) dan carilah karunia Allah, dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung”. 

Soal berhasil atau tidaknya, kita wajib menyerahkannya pada Allah. Yang penting, kita sudah mencari rezeki dengan cara-cara yang baik dan disertai ibadah.

Selain itu, ada pula beberapa tips bisnis sukses yang layak jadi panduan bagimu di bawah ini.

1. Manajemen Berkualitas 

Manajemen adalah salah satu faktor keberhasilan usaha yang paling utama.

Modal besar dan ide cemerlang tidak menjamin keberhasilan jika manajemennya buruk.

Kegiatan manajemen memastikan bahwa semua aktivitas bisnis sehari-hari berjalan lancar, dan manajer andal biasanya menjadi kunci di belakang usaha sukses.

Manajemen merupakan kegiatan yang rumit karena melibatkan pengelolaan bagian berbeda, seperti keuangan, pemasaran, analisis dan riset, komunikasi, dan sebagainya.

Dengan manajemen yang teratur, bisnis dapat beroperasi sambil berpatokan pada peraturan dan hukum, menggunakan anggaran dengan baik, dan membantu proses pengambilan keputusan serta solusi permasalahan.

2. Analisis Dampak Jangka Panjang saat Mengambil Keputusan 

Pengambilan keputusan yang melibatkan analisis adalah faktor keberhasilan usaha yang harus dicatat selanjutnya.

Analisis tersebut harus mencakup dampak jangka panjang dan pendek.

Hal ini membantumu untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan dan risiko serta menciptakan strategi terbaik.

Bagaimana cara melakukan analisis sebelum mengambil keputusan?

Salah satunya adalah melakukan evaluasi data dan laporan.

Contohnya, ketika memilih strategi bisnis awal tahun, kamu bisa menganalisis laporan dan data penjualan, pembelian, kerugian atau keuntungan, serta survei konsumen selama setahun sebelumnya.

3. Kemampuan Beradaptasi dengan Perubahan 

Apakah kamu pernah bertanya-tanya mengapa banyak bisnis yang mampu bertahan melewati krisis serta pandemi?

Salah satu sebabnya menurut Kemendikbud adalah kemampuan mereka beradaptasi dengan perubahan.

Kamu mungkin sudah punya modal bisnis yang pakem, tetapi tanpa kemampuan adaptasi, kamu bisa tergilas ketika terjadi perubahan drastis.

Adaptasi adalah salah satu faktor keberhasilan usaha yang terlihat selama era pandemi.

Pembatasan pergerakan membuat banyak pemilik toko dan usaha makanan berfokus pada layanan online serta pesan antar.

Hal ini merupakan respons dari perubahan drastis yang terjadi pada lingkungan sekitar serta perubahan gaya hidup.

Dalam beradaptasi, kamu harus berani berpikir luwes dan tidak terikat pada satu sudut pandang.

Jangan ragu untuk mencoba strategi baru jika kamu merasa bisnismu terasa stagnan atau “terancam” akibat perubahan drastis.

4. Komunikasi Baik di Semua Bagian/Departemen 

Komunikasi tidak hanya penting untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga merupakan faktor keberhasilan usaha yang tak boleh diremehkan.

Komunikasi bisnis berbeda dari komunikasi biasa karena berfokus pada tujuan usaha.

Ketika kamu berkomunikasi dalam hal apa pun, kamu selalu mengusung visi, misi, tujuan, dan filosofi bisnis.

Ketika komunikasi berjalan lancar, atasan dan staf bisa saling mendiskusikan ide dan strategi.

Komunikasi yang baik juga penting untuk mengatasi kesalahpahaman, kesalahan, dan konflik.

Dengan komunikasi, karyawan bisa menjadi lebih produktif dan kepuasan pelanggan lebih terjamin.

Kunci komunikasi yang baik antara lain adanya kemudahan untuk menyampaikan saran dan kritik, tidak ada gengsi tinggi dan superioritas, keterbukaan antar semua lini usaha, dan ada kesempatan untuk berbagi ide dan pemikiran secara terbuka.

5. Lingkungan Kerja Sehat bagi Karyawan 

Jika kamu punya karyawan, pastikan menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan memuaskan.

Hal ini mungkin membutuhkan biaya ekstra, tetapi dampak jangka panjangnya bagi keberhasilan usaha sangat besar.

Oleh karena itu, aspek ini merupakan faktor keberhasilan usaha yang begitu penting.

Karyawan merupakan bagian penting dari bisnis dan kamu memiliki kewajiban untuk menciptakan lingkungan sehat bagi mereka.

Apa saja faktor pendukung lingkungan kerja sehat bagi karyawan? Berikut beberapa contohnya:

  • Kondisi kerja yang bebas dari rasa takut, penindasan, pelecehan, atau tindak kriminal.
  • Lingkungan fisik yang aman dan bebas risiko kecelakaan atau penyakit.
  • Relasi serta komunikasi positif antara karyawan, atasan, bawahan, dan pihak-pihak pendukung bisnis lain.
  • Kelengkapan peralatan pendukung kerja, termasuk untuk keamanan dan keselamatan.
  • Gaji, tunjangan, dan imbalan lain yang pantas dan sesuai beban kerja serta peraturan.

Menciptakan lingkungan kerja sehat juga merupakan bagian dari amalan mulia.

Makin puas dan bahagia karyawan, makin produktif dan loyal mereka pada usahamu.

6. Fokus pada Kepuasan dan Kebutuhan Pelanggan

Faktor keberhasilan usaha apa yang bisa membuat bisnismu sukses terus walau banyak pesaing?

Ternyata, kepuasan pelanggan adalah jawabannya.

Jadikan kepuasan dan kebutuhan pelanggan sebagai fokus usahamu.

Usaha yang sukses biasanya dicari banyak orang karena memenuhi kebutuhan serta kegemaran mereka.

Hal ini membuat bisnismu cepat sukses dan berkembang dengan mudah.

Kepuasan pelanggan (customer satisfaction) merujuk pada perasaan positif yang dialami pelanggan ketika berinteraksi dengan atau menggunakan produkmu.

Jika ada 10 bisnis dengan produk dan rentang harga serupa, bisnis yang memberi pengalaman serta kepuasan terbaik bagi pelanggan biasanya yang paling dicari.

Ada berbagai cara untuk mulai memusatkan bisnis pada kebutuhan pelanggan.

Kamu bisa memanfaatkan media komunikasi seperti media sosial untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Survei dan pengamatan juga dapat dilakukan untuk mengetahui hal-hal yang mereka sukai atau butuhkan dari produkmu.

Gunakan informasi tersebut untuk mengelola bisnis agar mampu memuaskan mereka.

7. Mau Terus Belajar 

Dunia bisnis sangat dinamis dan terus berubah seiring waktu.

Kamu tidak akan bisa sukses jika berhenti belajar.

Pemilik usaha yang berhasil biasanya rajin belajar dari berbagai sumber, misalnya tren usaha, sesama pebisnis, selera konsumen, kondisi pasar, hingga berita terbaru.

Sebagai pemilik usaha, kamu harus memiliki mental untuk terus belajar dan beradaptasi.

Cara belajarnya tidak harus dari universitas.

Ada banyak cara untuk belajar sebagai pengusaha, misalnya lewat buku, pelatihan, sertifikasi, program online, dan workshop

Akhirnya, jangan lupa menggunakan beragam alat pendukung yang bermanfaat untuk mengembangkan bisnis.

Hijra menawarkan kemudahan dalam mengelola uang secara syariah.

Kamu bisa menggunakan fitur menarik seperti Hijra Box, atau “kotak-kotak” khusus untuk mengelompokkan dana sesuai kategori dan kegunaan.

Mengelola dana secara cermat adalah faktor keberhasilan usaha yang bisa kamu mulai sekarang juga.

Mulailah belajar menjadi pengusaha sukses lewat beberapa strategi di atas, dan download aplikasi Hijra di Play Store dan App Store.

Artikel Terkait

Tags