Sunnah berjanggut

Yuk Pelajari Sunnah Berjanggut dan Manfaat Mengamalkannya!

Hijra

26 Jan 2023

5 Min Read

Mengamalkan sunnah berjanggut atau memelihara janggut bagi lelaki Muslim adalah salah satu amalan sederhana yang mudah dilakukan. Janggut atau disebut juga jenggot menjadi salah satu fitur yang umum terdapat pada laki-laki Muslim. 

Sebagian orang memelihara janggut dengan tujuan untuk mengikuti sunnah Nabi Muhammad. Benarkah memelihara janggut itu termasuk sunnah? Yuk pelajari lebih lanjut di artikel ini!      

Pengertian Sunnah

Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai sunnah berjanggut, sebaiknya kita pelajari terlebih dahulu apa yang disebut dengan sunnah. 

Secara leksikal, sunnah atau bisa juga ditulis sunah atau sunat bermakna aturan agama yang didasarkan atas segala yang dinukilkan dari Nabi Muhammad, baik perbuatan, perkataan, sikap, maupun kebiasaan yang tidak pernah ditinggalkannya. Kata sunnah juga bermakna perbuatan yang apabila dilakukan mendapat pahala dan apabila tidak dikerjakan tidak berdosa. 

sunnah berjanggut
Ilustrasi. Kompleks Masjid Nabawi tempat Nabi Muhammad dimakamkan. (Pexels/Yasir Gurbuz)

Pengertian sunnah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ini sejatinya sesuai dengan pengertian sunnah menurut para ahli hadis dan ahli hukum Islam atau fikih. 

Menurut para ulama di bidang hadis, sunah didefinisikan sebagai segala sesuatu yang berasal dari Nabi, baik itu perkataan, perbuatan, ketetapan, karakteristik fisik dan etik, atau sejarah, baik sebelum atau sesudah kenabian.  

Menurut para ulama ahli fiqih atau hukum Islam, sunnah adalah perkara atau perintah syariat yang tidak sampai hukum wajib. Jika tidak dilaksanakan tidak akan berdosa namun jika dilaksanakan akan mendapatkan pahala.

Perbedaan sudut pandang ini saling melengkapi khazanah keilmuan Islam dalam memandang sunnah Nabi. Dalam kaitannya dengan memelihara janggut, apakah sunnah berjanggut masuk kategori sunnah dalam pengertian menurut ahli hadis, ataukah pengertian sunnah menurut ahli fiqih?    

Dalil sunnah berjanggut menurut hadis Nabi

Ternyata, sunnah berjanggut memiliki landasan tekstual dari hadis Nabi Muhammad. Bahkan, menurut hadis, Nabi Muhammad sendiri digambarkan memiliki janggut. 

Imam At-Tirmizi dalam kitabnya Syamail Muhammadiyah yang mendeskripsikan mengenai pribadi Rasulullah mencantumkan sebuah hadis dari Anas bin Malik yang menyebutkan ciri fisik Rasulullah. 

Di antara ciri-ciri fisik beliau adalah bahwa beliau memiliki uban sebanyak tidak lebih dari dua puluh helai di rambut dan janggut beliau. Ini menunjukkan bahwa Rasulullah sendiri telah mencontohkan kepada kita untuk menumbuhkan janggut. 

Selain itu, anjuran mengenai memelihara janggut disebutkan secara lebih spesifik di hadis-hadis lain. Salah satunya adalah hadis riwayat Imam Bukhari di mana Rasulullah memerintahkan kita untuk memelihara janggut dan mencukur kumis agar berbeda dengan kaum musyrikin. 

 “Berbedalah kamu (jangan menyamai) dengan orang-orang musyrik, peliharalah jenggot, dan cukurlah kumis.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

Ilustrasi pria Muslim berjanggut. (Pexels/Aa Dil)

Jika Nabi memerintahkan kita untuk memelihara janggut dan mencukur kumis, maka dapat kita simpulkan bahwa sunnah berjanggut termasuk ke dalam pengertian sunnah menurut para ulama hadis, yaitu sesuatu yang datang dari Nabi Muhammad, berupa ketetapan dan perbuatan yang beliau contohkan sendiri.     

Hukum memelihara janggut menurut ulama fikih

Ulama fikih memiliki berbagai pendapat mengenai hukum memelihara janggut maupun hukum mencukurnya. Dilansir dari Suara Muhammadiyah, sebagian ulama fikih seperti ulama dari mazhab Hanafi dan Hanbali menganggap bahwa memotong janggut hingga habis adalah perbuatan yang diharamkan, sementara itu ulama dari mazhab Maliki dan Syafi’i berpendapat bahwa memotong jenggot adalah perbuatan yang makruh, yaitu jika dikerjakan tidak berdosa namun jika tidak dikerjakan akan mendapat pahala.

Dari perbedaan pendapat para ulama ini, kita dapat menarik kesimpulan bahwa memelihara janggut adalah sebuah sunnah dan keutamaan yang dicontohkan langsung oleh Nabi, Oleh karena itu, sangat ditekankan bagi lelaki Muslim yang dianugerahi genetik yang memungkinkannya untuk menumbuhkan janggut untuk memeliharanya sebagai upaya mengikuti teladan Nabi.          . 

Manfaat Mengamalkan Sunnah Memelihara Janggut

Berikut ini adalah beberapa manfaat melakukan amalan sunnah memelihara janggut bagi laki-laki:

Dicatat sebagai kebaikan

Amalan memelihara janggut adalah amalan mudah yang dapat kita lakukan untuk mendapatkan pahala dari Allah. Apabila kita meniatkan untuk memelihara janggut sebagai bentuk ibadah kepada Allah dengan mengikuti sunnah Nabi dan contoh dari para ulama, maka Insyaallah apa yang kita lakukan akan dicatat sebagai kebaikan dan pahala.     

Melindungi dari paparan sinar UV

Siapa sangka, memelihara janggut juga memiliki manfaat kesehatan, salah satunya adalah melindungi kulit wajah dari paparan sinar ultraviolet. 

Menurut dr. Mona Mofid, dokter spesialis kulit yang terafiliasi dengan Sharp Grossmont Hospital, menumbuhkan janggut, terutama janggut yang tebal, dapat membantu melindungi wajah dari paparan sinar ultraviolet dan resiko kanker kulit.   

Melindungi dari penyebab alergi

Memelihara janggut yang tebal ternyata juga memiliki manfaat kesehatan bagi orang-orang yang menderita masalah pernapasan seperti asma.

Menurut Asosiasi Ahli Paru-paru Amerika (American Lung Association), memelihara janggut yang tebal dapat mengurangi resiko terpapar alergen yang terhirup masuk ke paru-paru karena janggut tersebut berfungsi untuk menyaring dan memerangkap penyebab alergi sebelum masuk ke paru-paru.   

Akan tetapi, untuk mencegah agar debu, kotoran, dan alergen tersebut tidak menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari, sangat dianjurkan untuk secara rutin membersihkan janggut agar bebas dari kotoran-kotoran maupun debu-debu yang terperangkap.  

Demikian penjelasan mengenai sunnah berjanggut. Semoga kamu semakin termotivasi dan terinspirasi untuk mengikuti sunnah Nabi, salah satunya memelihara janggut! 

Kamu bisa menambah wawasan keislamanmu untuk memperkuat semangatmu mengamalkan sunnah Nabi dengan mengunduh aplikasi Islami seperti aplikasi Hijra Bank.

Ya, aplikasi Hijra Bank tidak hanya menyediakan layanan perbankan yang sesuai syariah dan membuat hati tenang namun juga fitur-fitur Islami untuk memperkaya khazanah keislaman dan semakin menginspirasimu dalam kebaikan. 

Kamu bisa manfaatkan fitur Tanya Ahlinya untuk berkonsultasi dengan para ahli dan ustaz yang akan memberimu nasihat di bidang ekonomi syariah serta manajemen keluarga. Nikmati juga kajian-kajian yang dibawakan oleh para ustaz yang kompeten di bidangnya melalui fitur Acara Hijra. 

Tak lupa, kamu juga bisa manfaatkan fitur-fitur Al-Quran digital, pengingat waktu salat, serta penunjuk arah kiblat untuk bantu kamu maksimalkan ibadah harianmu. 

Yuk, mulai langkah-langkahmu untuk #LifeUpgrade menjadi pribadi yang baik dan berdampak dengan mengunduh aplikasi Hijra Bank dengan klik tombol di bawah ini!        

[]

Artikel Terkait